Rabu, 25 September 2019

Cara Membuka Toko dan Berjualan di Shopee

Berjualan secara online kini semakin diminati, baik itu lewat media sosial atau lewat e-commerce seperti Shopee. Karena penjual tidak perlu bingung mencari toko dan mereka bisa menjangkau lebih banyak konsumen.


Hasil gambar untuk tips menjual di shopee

Tapi mungkin untuk penjual pemula yang baru pertama kali berjualan online, proses membuka toko dan berjualan ini agak sedikit membingungkan. Jangan khawatir, karena berikut ini adalah cara mendaftarkan toko di Shopee yang akan berguna untuk penjual pemula.

Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil klasik dengan harga yang sangat terjangkau maka tempatnya hanya ada di lelang mobil online jakarta



1. Daftar Akun Shopee

Pertama buka situs resmi Shopee di browser desktop. Selain lewat komputer kalian juga bisa mendaftar lewat hp (smartphone) menggunakan aplikasi Shopee yang bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.

Buka akun baru dengan klik tombol Daftar yang ada di sisi kanan atas. Setelah diklik, isi formulir yang ada dengan data pribadi kalian.

2. Buka dan Atur Toko

Setelah terdaftar, pilih menu Jual yang ada di sisi kiri atas. Untuk di smartphone, kalian bisa mengakses menu ini dengan klik tab Saya yang ada di sisi kanan bawah layar dan klik opsi Mulai Jual yang ada di sisi kiri atas.

Setelah itu kalian akan masuk ke dalam fitur Shopee Seller Centre. Ini semacam pusat kendali untuk mengelola toko kalian. Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing platform sekarang juga

Pilih menu Pengaturan Toko. Kemudian isi profil toko kalian, mulai dari nama toko, deskripsi toko, logo/foto toko dan banner toko. Setelah semuanya diisi, klik Simpan.

3. Atur Alamat Toko dan Jasa Pengiriman

Setelah itu pilih menu Alamat Saya untuk mengatur alamat toko kalian. Selanjutnya klik tombol Tambah alamat baru. Isi formulir yang ada dengan rincian alamat toko dan klik Simpan.

Setelah itu pilih menu Jasa Kirimku untuk mengatur jasa ekspedisi pengiriman yang akan digunakan toko. Akan ada beberapa opsi, dan klik toggle yang berada di jasa kirim yang diinginkan hingga berwarna hijau.

4. Atur Rekening Bank

Setelah itu, kalian bisa mengisi rincian rekening bank untuk melakukan pembayaran atau menerima uang penjualan. Caranya klik menu Kartu/Rekening Bank. Nantinya kalian akan diminta memasukkan password akun Shopee kalian untuk verifikasi.

Untuk menambahkan rekening bank, klik opsi Tambah Rekening Bank. Setelah itu isi form yang ada dengan rincian rekening bank kalian dan klik Lanjut.



5. Mulai Berjualan

Sekarang toko kalian sudah jadi dan siap untuk berjualan. Untuk memulai berjualan, klik ikon kotak yang ada di samping nama akun dan pilih menu Produk Saya. Nikmati hasil dari pertandingan bola di bandar bola

Untuk menambahkan produk jualan kalian, klik opsi Tambah Produk Baru. Tuliskan nama produk dan pilih kategori yang cocok untuk produk jualan, misalnya Pakaian Wanita > Atasan > Kemeja dan klik Lanjut.

6. Masukkan Rincian Produk

Masukkan informasi lebih rinci tentang produk di form yang disediakan. Mulai dari deksripsi, merek, asal produk, bahan dan style. Setelah itu isi informasi penjualan termasuk harga dan jumlah stok produk.

Unggah foto-foto untuk memamerkan produk jualan kalian. Shopee memungkinkan kalian untuk mengunggah hingga sembilan foto. Kemudian masukkan rincian untuk pengiriman termasuk berat produk dalam gram, ukuran paket dan ongkos kirim.

7. Toko Siap Berjualan

Setelah semuanya terisi, klik Simpan dan Tampilkan. Ulangi langkah memasukkan produk hingga semua produk jualan terunggah di Shopee. Sekarang produk jualan kalian sudah bisa dicari dan dilihat oleh semua pengguna Shopee.


sumber : detik.com

Minggu, 08 September 2019

Jadi Seorang Pengusaha Bukan Berdasarkan Keturunan

Banyak yang bilang untuk menjadi seorang pengusaha sukses, dibutuhkan bakat alami atau garis keturunan dari keluarga pengusaha pula. Anggapan seperti ini tentunya tidak benar. Karena pada dasarnya setiap orang memiliki bakat yang sama untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha.


Melihat perkembangan zaman yang sekarang ini cenderung serba modern, tentunya tidak sulit bagi kita untuk bisa mengasah bakat berwirausaha. Kita bisa menumbuhkan bakat tersebut dengan menggali passion (hobi atau kecintaan) dalam diri kita, memperluas informasi melalui buku-buku bisnis, internet, seminar bisnis, maupun mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis yang belakangan ini banyak diselenggarakan pihak swasta maupun pemerintah, atau bisa juga membiasakan diri bergabung di forum-forum bisnis untuk bertukar pikiran dengan para pebisnis ataupun calon pelaku bisnis lainnya.

Karenanya, untuk membantu para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca mengenai beberapa tips menumbuhkan bakat bisnis dalam diri Sobat Eagles.


1. Berani bersaing untuk menjadi seorang pemenang

Kodrat manusia yang terlahir sebagai seorang petarung tentunya perlu kita pahami dengan baik agar sebagai calon pengusaha Anda bisa melawan rasa takut dari dalam diri dan memenangkan persaingan untuk menjadi seorang pemenang. Keberanian inilah yang perlu kita pupuk dari sekarang untuk melahirkan tekad dan minat yang cukup kuat untuk mulai berwirausaha.



start-a-business


2. Tumbuhkan bakat bisnis Anda dari sebuah kebiasaan kecil.

Jika biasanya Anda bermalas-malasan untuk belajar bisnis, maka mulai sekarang paksakan diri Anda untuk membiasakan diri membaca artikel bisnis, buku-buku bisnis, atau mengikuti program mentoring bisnis yang ada di sekitar Anda. Dari kebiasaan tersebut, tidak menutup kemungkinan bila ketertarikan Anda terhadap dunia bisnis akan muncul dan bakat Anda dapat terasah dengan baik.
happy-businessman

3.Jangan sungkan untuk membaur di lingkungan pebisnis.

Meskipun Anda terbilang pemula dan belum memiliki sebuah usaha, namun jangan sungkan untuk masuk ke lingkungan pebisnis untuk mencuri ilmu dari mereka. Contohnya saja dengan bergabung di forum atau komunitas bisnis yang belakangan ini mulai marak di ranah online maupun offline. Semakin sering Anda berinteraksi di lingkungan pebisnis, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, memperluas jaringan bisnis, dan mempertajam bakat bisnis yang Anda miliki seperti di Young entrepreneur Academy (YEA )  tempatnya kamu menemukan teman-teman yang satu visi dan misi dalam bisnis atau dengan bergabung dalam ECAMP Indonesia kamu bisa berteman dengan 3.800 para pengusaha di seluruh Indonesia.

Buguf89CUAAONnB



Dengan membiasakan diri kita untuk belajar seputar bisnis, diharapkan para pemula yang awalnya masih bingung mengenali bakat bisnisnya bisa segera mendapatkan ide cemerlang untuk membuka peluang usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, dan mulailah dari sekarang! Asah bakat bisnis Anda dan ciptakan untung besar setiap bulannya.

Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing hub instagram hashtag generator sekarang juga.
ide-kreatif

Nah jika sudah punya ide jangan lupa idenya langsung di eksekusi, jadi deh kamu Seorang pengusaha….semoga berhasil Sobat ingat kamu pasti bisa jika kamu MAU.

Selasa, 03 September 2019

Tips Memulai Bisnis Online dengan Memaksimalkan Media Sosial Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tips Memulai Bisnis Online dengan Memaksimalkan Media Sosial,

Aplikasi media sosial bisa dipakai tidak sekadar untuk komunikasi tetapi bisa memaksimalkan bisnis online.

Sadarkah bahwa tren media sosial di tengah masyarakat tak ada habisnya dan terus berubah-ubah.

Dengan aplikasi media sosial tidak hanya menjalin komunikasi dengan teman, tetapi bisa memaksimalkan bisnis.

Agar pemanfaatan media sosial untuk bisnis bisa dilakukan dengan maksimal, ada beberapa tips menggunakan media sosial untuk berbisnis.

1. Foto harus jelas

Gunakan aplikasi media sosial dengan benar untuk mempromosikan produk secara visual.
Buatlah tampilan gambar dengan detail dan terlihat senatural mungkin.


2. Informasi jelas

Percuma kalau sudah aktif memakai media sosial tapi informasinya tidak lengkap.
Informasi kontak yang dihubungi harus jelas supaya orang mudah bertanya dan melakukan pemesanan serta pembayaran.


3. Interaksi dengan konsumen

Komunikasi dengan calon konsumen juga harus dijaga.
Usahakan secepat mungkin merespon pertanyaan mereka.

4. Konsisten

Buat jadwal untuk mengupload gambar atau konten di media sosial.
Hal ini sepele namun sangatlah penting.

Pengaturan waktu sangat diperlukan agar konsumen tidak merasa diabaikan dan tidak berpikir kita tidak niat berjualan.

5. Kolaborasi

Jangan lupa mampir ke media sosial lain yang punya followers dan impresi yang lebih banyak.
Setelah itu jalin komunikasi dengan mereka. sbobet


Jangan hanya komentar 'cek IG kita yuk, sist,' tapi betul-betul berkomentar dan terlibat tentang postingan akun tersebut.

Karena bagaimana pun juga, media sosial adalah interaksi manusia sehingga harus dibuat senatural mungkin.


6. Tidak selalu konten jualan

Untuk mengimbangi, kita bisa posting konten yang bukan untuk jualan sesekali dan masih yang berhubungan dengan bisnis inti.

Contohnya jika berjualan baju, kita bisa post tips mix and match berbusana.

About Us

Haloo bro and sis.....   Gue Tarniwijaya, orang maggil gue dengan nama Jo. Hoby banget baca buku apalagi nulis. Salah satu cita - cita gue jadi seorang blogger ntah blog apapun itu. Soo... enjoy. Nah diblog ini gue mau sharing tentang bisnis online. Selamat menikmati blog ini yaa.